Pecahkan Kutukan SPACOM! Agam Siswa MI Unggulan Nuris Jember Raih Perunggu Lomba Tahfidz Tingkat Nasional!

Sebuah Perjuangan Mental Menaklukkan Kompetisi yang Dikenal Angker dan Sulit

MI Unggulan Nuris – Awan mendung keraguan akhirnya sirna, digantikan oleh cahaya prestasi yang membanggakan. Muhammad Agam Abdillah R., siswa kelas 5C MI Unggulan Nuris Jember ini berhasil menorehkan sejarah manis di awal tahun 2026. Siswa yang akrab disapa Agam ini sukses meraih Medali Perunggu (Juara 10) kategori Tahfidz Juz 30 dalam ajang bergengsi “SPADA COMPETITION XIX” Tingkat Nasional yang digelar pada 10 Januari 2026 di SMPN 2 Jember.

Kemenangan ini terasa sangat spesial, bukan hanya karena tingkatnya yang Nasional, tetapi karena reputasi ajang ini yang dikenal sangat angker bagi para peserta. Kompetisi ini dikenal memiliki standar soal dan penilaian yang tinggi. Banyak siswa yang sebelumnya mencoba menaklukkan panggung ini namun belum berhasil menembus barisan juara. Namun, Agam berhasil mematahkan anggapan tersebut.

Kesulitan menembus juara di ajang ini diakui langsung oleh Ustadzah Fersty, selaku guru pembinaan yang paham betul peta persaingan di SPACOM. Beliau menuturkan bahwa awalnya anak-anak sempat merasa pesimis dan takut karena tahu betapa sulitnya soal-soal dan saingan di sana. Namun, para guru dan tentor tidak kehabisan akal untuk membangkitkan mental juang siswa.

“Intinya saya sangat bersyukur dan ikut senang. SPACOM itu kompetisi yang berat, beberapa kali anak-anak mencoba tapi belum tembus juara. Awalnya mereka pesimis, merasa SPACOM sulit ditaklukkan. Tapi kami para tentor berusaha menanamkan mindset positif, kami bilang ‘halah gampang buat kalian, pasti bisa’. Jadi intinya kami doktrin mereka untuk menganggap bahwa SPACOM tidak sesulit itu agar mereka tampil lepas tanpa beban,” ungkap Ustadzah Fersty.

Strategi suntikan keberanian itu terbukti ampuh. Agam tampil tenang meski tekanan di dalam ruangan lomba sangat tinggi. Agam menceritakan pengalaman menarik sekaligus menegangkan saat lomba berlangsung. Ia melihat sendiri bagaimana mental peserta lain runtuh karena tekanan kompetisi. “Saat lomba di dalam ruangan, ada peserta yang tampil setelah saya itu menangsi, gara-gara dia melakukan kesalahan saat tampil,” cerita Agam ketika menggambarkan suasana mencekam di arena lomba.

Melihat kerasnya persaingan, tak heran jika Agam merasa sangat emosional saat namanya diumumkan sebagai juara. Bagi Agam, medali ini adalah medali pertamanya, sebuah pembuktian diri yang tak akan terlupakan. “Saya sangat bahagia, karena ini baru pertam akalinya saya mendapat juara atau medali. Apalagi untuk mendapatkan posisi di 10 besar itu sangatlah susah saingannya,” ucap Agam.

Dari pengalaman berharganya ini, Agam ingin berbagi semangat kepada teman-temannya di MI Unggulan Nuris Jember. Ia membuktikkan bahwa rasa takut bisa dikalahkan dengan usaha. “Pesan saya untuk teman-teman, jangan pantang menyerah. Tetap berusaha sebaik mungkin agar bisa mendapat juara. Jangan takut duluan sebelum mencoba,” pesan Agam dengan bijak.

Terima kasih, Agam! Terima kasih telah berani melawan rasa takut dan keraguan. Medali perunggu ini bukan sekadar logam, melainkan simbol keberanian mental yang luar biasa. Terima kasih juga kami sampaikan kepada Ayah dan Bunda Agam di rumah, serta para Ustadz/Ustadzah yang tak henti-hentinya memompa semangat siswa di saat mereka merasa kecil hati.

Selamat sekali lagi untuk Agam! Semoga prestasi perdana in imenjadi pembuka jalan untuk prestasi-prestasi besar lainnya. Kami berharap, keberhasilan Agam menaklukkan SPACOM ini bisa menjadi inspirasi bagi siswa-siswi MI Unggulan Nuris Jember lainnya, bahwa tidak ada kompetisi yang terlalu sulit jika kita mau berusaha dan percaya diri. Barakallah, Agam. [FE.Red]

Nama : M. Agam Abdillah R.

Kelas : 5-C

Lembaga : MI Unggulan Nuris Jember

Prestasi : Juara 10 (Medali Perunggu) Lomba Tahfidz Juz 30

Tingkat : Nasional

Ajang : SPADA COMPETITION XIX

Tanggal : 10 Januari 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *